Perbaikan infrastruktur jalan di kawasan Jakarta Selatan terus menjadi prioritas demi menjamin keselamatan para pengguna jalan yang melintas setiap harinya.
Salah satu titik yang baru-baru ini mendapatkan perhatian serius adalah turunan Flyover Pancoran yang terletak di ruas Jalan MT Haryono.
Jalur strategis yang mengarah ke arah Cawang ini sebelumnya dilaporkan memiliki lubang yang cukup dalam dan sangat membahayakan bagi pengendara.
Berdasarkan pantauan terbaru di lapangan, lubang-lubang yang sempat dikeluhkan oleh masyarakat tersebut kini telah ditutup dengan tambalan aspal baru.
Update Kondisi Aspal di Turunan Flyover Pancoran
Proses penambalan jalan ini mencakup beberapa titik krusial yang sebelumnya sering memicu kekhawatiran akan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Terdapat setidaknya tiga area tambalan aspal yang terlihat jelas di permukaan jalan yang kini sudah lebih rata dibandingkan sebelumnya.
Salah satu titik perbaikan utama memiliki dimensi yang cukup luas, dengan lebar tambalan mencapai sekitar satu meter persegi.
Dua titik lainnya memiliki ukuran yang lebih kecil, namun tetap memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan kendaraan saat melintas.
Dampak Positif Bagi Kelancaran Arus Lalu Lintas
Dengan selesainya proses perbaikan ini, arus kendaraan dari arah Pancoran menuju Cawang kini terpantau jauh lebih mengalir dan lancar.
Pengendara tidak lagi dipaksa untuk melakukan manuver berbahaya atau pengereman mendadak guna menghindari lubang di jalan menurun.
Peningkatan kualitas jalan ini sangat membantu, terutama pada jam-jam sibuk di mana volume kendaraan motor dan mobil meningkat secara signifikan.
Sebelumnya, kondisi jalan yang rusak di lokasi ini sempat menjadi perbincangan hangat dan viral di berbagai platform media sosial.
Masyarakat luas mengeluhkan potensi bahaya yang sangat tinggi, mengingat posisi lubang berada tepat di area jalan yang menurun.
Waspada Kerusakan Fasilitas Drainase di Sekitar Lokasi
Meskipun aspal jalan utama sudah diperbaiki, para pengguna jalan tetap dihimbau untuk tidak lengah sepenuhnya saat melintas.
Tepat di sisi ruas jalan yang baru ditambal tersebut, ditemukan adanya masalah infrastruktur lain pada bagian penutup saluran air.
Kondisi beton penutup drainase atau cover drainase terlihat mengalami keretakan yang cukup parah dan sebagian sudutnya sudah amblas.
Bagian yang amblas tersebut menciptakan celah yang menyerupai lubang baru, tepat di sudut yang sering dilalui oleh kendaraan di sisi kiri.
Respons dan Perilaku Pengendara di Titik Kerusakan
Banyak pengendara yang terpantau masih mengurangi kecepatan secara tiba-tiba saat menyadari adanya kerusakan pada penutup drainase tersebut.
Sejumlah pengemudi mobil dan pengendara motor juga cenderung mengambil lajur lebih ke tengah untuk menghindari potensi slip pada lubang drainase.
Situasi ini tetap menyimpan risiko gangguan keselamatan jika tidak diantisipasi dengan baik oleh para pengguna jalan lainnya.
Faktor penerangan jalan di area turunan Flyover Pancoran ini juga masih menjadi catatan penting bagi pihak otoritas terkait.
Kondisi yang minim cahaya di malam hari seringkali membuat kerusakan kecil pada permukaan jalan sulit dideteksi secara cepat oleh mata.
- Keamanan: Pastikan selalu menjaga jarak aman antar kendaraan saat berada di turunan.
- Kewaspadaan: Perhatikan sisi kiri jalan untuk menghindari beton drainase yang retak.
- Kecepatan: Gunakan kecepatan rendah saat melintasi area yang baru saja diperbaiki.
Upaya penambalan lubang di Flyover Pancoran patut diapresiasi sebagai langkah cepat tanggap dalam merespons keluhan publik.
Namun, pemeliharaan menyeluruh terhadap fasilitas pendukung jalan seperti drainase harus segera ditindaklanjuti agar tidak memicu kerusakan aspal kembali.
Bagi masyarakat pengguna jalan, sangat disarankan untuk tetap waspada terhadap dinamika kondisi jalanan di ibu kota yang terus berubah.